3 tahun yang lalu malam itu bulan ramadhan ada sms dari orang yang tak dikenal, walau hanya satu kata itu sangat membuatku penasaran. “Hei”, itulah kata pertama yang kuterima karena pada saat itu aku baru dibelikan hp oleh orang tuaku walau hpnya jadul tapi aku tetap bersyukur.
dia membalas, "nama gue adhi, lu siapa? gue tau nomer lu dari conter hp tempat lu beli pulsa."
karena kurang percaya aku tanya teman-temanku , tetapi tidak ada yang mengenal nomer itu.
seminggu telah berlalu, jarang-jarang aku bertemu tetanggaku yang satu ini namanya Dika maklumlah pada saat itu aku baru satu tahun inggal disitu. Saat itu aq bertanya yang belum pernah aku tanyakan padanya selama pertama kali bertemu karena sebelumnya kita tidak pernah ngobrol sedekat ini.
"Dik,lu sekolah dimana sih? siapa tau gue bisa nebeng." , dengan PDnya aq bertanya.
dia menjawab, " gue skolah di Ristek Kikin, bisa aja lu!"
dalam hati aku mikir kok sekolahnya sama kaya adhi, "lu kenal adhi ga?kelas otomotif sama kaya lu!"
" ngga ada ko yang namanya adhi", dia berfikir sejenak.
"oia lu dapet sms dari orang yang ga jelas ya? temen cewe gue juga pernah dapet sms kaya gitu dan orang itu namanya Muhammad Nur bukan Adhi".
"kok dia bisa tau nomer gue sih?!" dengan kesel aku nanya begitu karena merasa dibohongi.
dengan nada lantang dia menjelaskan," dia ambil nomer temen-temen cewe dibuku bahasa indonesia gue karena hp gue mau dipake bapak gue jadi nomer-nomernya gue hapus dan salin dibuku itu."
ga tau kenapa gue langsung lemes dan pamit pulang kepada Dika. Dan pada saat itu gue lost contact dengan Muhammad Nur karena nomer dia ga aktif dan nomer gue juga gu ganti.
Malemnya ada sms nomer tak dikenal lagi namanya Ibnu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar